Sebuah percakapan sederhana dengan salah satu siswa berprestasi tingkat nasional yang sudah sering mendapat gelar juara di bidang yang selama ini Ia tekuni. Percakapan ini dilakukan pada hari Senin, 20 Agustus 2012 sekitar pukul 21:08 – 21:47 WIB
E : "Apasih rahasia nya bisa sukses di usia muda seperti kakak? ._. "
R : "Hah? Siapa yang sukses? -.-"
E : "Haha menurut aku ma kaka sukses, wkwk. Aku send All dan cuma kakak yang ngasih jawaban gini,wkwk"
R : "Kalo sukses tuh kalo udah segalanya gampang,
sekarang ma masih berjuang hha. Emang siapa aja gitu yang dikirim?"
E : "Ya iyasiiiih, tapi udah keliatan hasilnya kak, hehe. Ngirim ke kakak kelas yang menurut aku sukses aja, haha :D sukses bidang akademik maupun sosial. Wk"
R : "Ya nggaklah, da olim ma bukan tujuan hidup ckck. Kaka kelasnya pada sukses, kamunya gimana? Haha"
E : "Haha terus apa atuh itu olim? Sukses menurut aku tuh kalo udah bisa menginspirasi orang lain kak, wk. Haha iya, kepengen mengikuti jejak kakak kelasnya, akunya masih meraba, masih butuh inspirasi dan masukan haha"
R : "Ya itu ma buat pengalaman, prestasi, sama buat terus berkembang haha. Tapi da belum sukses kata aku ma. Yoo amin didoain supaya sukses"
E : "Emang kalo sukses menurut kakak tuh kaya apa? Haha amiin makasih kak :D. Problem terbesar aku tuh pembagian waktu daaL"
R: "Gatau atuh ah, bukan Mario Teguh aku ma -.- Pokonya ma berikan yang terbaik untuk setiap hal yang kita kerjakan. Yoo Amiin"
E : "Haha kan Cuma minta opini kak -_- wkwk. Oh gitu, oke siiip hehe. Terus kakak bisa menang olim gitu, itu belajar setiap hari?"
R : "----------------."
Percakapan diatas mungkin bisa dibilang percakapn sederhana. Semua orang mungkin pernah membicarakan tentang hal ini. Tapi untuk saya, percakapan ini sangat berarti. Kenapa? Percakapan ini memotivasi saya agar terus bekerja keras. Bahwa hidup dan kesuksesan itu harus diperjuangkan. Jangan putus asa dan juga jangan cepat puas atas keberhasilan yang telah kita raih. Coba lihat dunia luar, banyak orang- orang yang lebih berhasil dari kita. Dan salah satunya adalah ternyata orang yang lebih berhasil segala – galanya dari saya berkata bahwa kesuksesan yang sudah diraihnya itu tidak ada apa apanya. Kalo dia saja berkata bahwa dia belum sukses, lantas yang seperti saya ini disebut apa??
Jauh sebelum saya melakukan percakapan ini, saya adalah orang yang santai. Saya punya target, saya punya cita cita yang ingin dicapai, tapi sayangnya, saya sulit fokus terhadap apa yang harusnya saya kerjakan untuk menggapai target dan cita cita saya. Dan saat saya berhasil mencapai salah satu dari target saya, biasanya saya berleha leha menikmati kesuksesan kecil yang telah saya gapai. Ya mungkin itulah salah saya. Cepat Puas. Dan itu malah menjadi bumerang bagi saya sekarang. Disaat saya santai, orang lain yang mempunyai tujuan yang sama dengan saya, berlomba lomba untuk menjadi yang terbaik. Saya yang santai i ni akhirnya semakin tertinggal. Namun sekarang, saya sedikit tersadarkan. Saya ini sedang berjuang. Sedang mencoba untuk merangkak, dan belajar berjalan sendiri.
Sekarang saya berfikir, saya ini mungkin terlambat, saya masih belajar merangkak sedangkan yang lainnya sudah mulai belajar berjalan. Tapi, lebih baik saya terlambat daripada saya tidak melakukan sama sekali. Percakapan diatas benar benar memotivasi saya agar terus berjuang, tidak berleha leha, tidak menunda pekerjaan. Lakukan hal terbaik untuk setiap hal yang saya kerjakan. Fokus. Saya yang memilih, saya yang menentukan, saya mau pasti saya bisa. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini asalkan kita mau berusaha untuk menggapainya.
Terakhir, saya ingin mengucapkan Terimakasih yang sebesar besarnya untuk Mr.R yang telah menginspirasi saya, memotivasi saya dan membuat saya berfikir, membuat saya tersadar kembali akan tujuan hidup dan kesuksesan yang harus saya perjuangkan. Sekali lagi, Terimakasih banyak J



0 komentar:
Posting Komentar