Pages

Rabu, 11 Januari 2012

Just my opinion

Disaat engkau berniat ingin merubah sikap seseorang, Ingatlah. bahwa sebenarnya engkau tidak akan pernah bisa berhasil merubah sikap dan sifat seseorang, melainkan dirinya sendiri yang mengubahnya,.
Untuk itu, jangan membuang waktu untuk memikirkan bagaimana caranya merubah orang lain.
Tapi posisikan diri kita sebagai seseorang yang bisa dijadikan panduan untuk dia melangkah saat dia kehilangan arah.
Buat dirimu seolah olah orang yang paling mengerti dia.
Perlahan lahan, maka kau akan menikmati buah dari hasil kesabaranmu :)
__ Endah Nur Malia__

Senin, 09 Januari 2012

Kesedihanku ~

Sepinya hari yang kulewati
Tanpa ada dirimu menemani
Sunyi kurasa dalam hidupku
Tak mampu aku tuk melangkah

MASIH KU INGAT INDAH SENYUMMU
Yang slalu membuatku mengenangmu
Terbawa aku dalam sedihku
Tak sadar kini kau tak disini

Engkau masih yang terindah
Indah didalam hatiku
Mengapa kisah kita berakhir
Yang seperti ini

MASIH KU INGAT INDAH SENYUMMU
Yang selalu membuatku mengenangmu

Terbawa aku dalam sedihku
Tak sadar kini kau tak disini


Engkau masih yang terindah
Indah didalam hatiku
Mengapa kisah kita berakhir
Yang seperti ini

Hampa kini yang kurasa
Menangispun ku tak mampu
Hanya sisa kenangan terindah
Dan kesedihanku`

Qoute :D

“Kita memang tidak bisa memaksakan seseorang menjadi apa yang kita mau. Tapi kita bisa menunjukan suatu hal agar orang itu bisa mengerti apa yang kita harapkan” 
–Endah Nur Malia-

Selasa, 03 Januari 2012

Aku dan Sepatuku


Aku menemukan sebuah sepatu. Aku mengambilnya. Lalu aku mencoba memakainya.
Awalnya, aku rasa tidak begitu nyaman. Tapi karna tidak ada sepatu lagi, jadi aku tetap memakainya. Lama lama, aku mulai terbiasa dan mulai nyaman memakai sepatu itu. Sampai akhirnya, sepatu itu rusak dan tidak bisa ku pakai lagi. Meskipun begitu, aku tetap menyimpannya.
Namun sekarang aku bingung.
Apa yang harus ku lakukan setelah sepatu itu rusak?
Apa yang harus ku pakai?
Akhirnya aku memakai sendal. Sendal itu pun sendal milik temanku yang sudah sering ku pinjam sebelumnya.

 
Suatu hari, aku hendak memperbaiki sepatu ku. Tetapi sepatu itu tidak ada di tempatnya. Hmmmm aku sangat rindu pada sepatu ku. Meskipun jelek, tetapi dia pernah memberikan kenyamanan untukku.
Selama ini, aku bingung. Aku penasaran kenapa sepatu itu bisa hilang begitu saja? Aku pun tidak tinggal diam. Aku terus mencari tahu kenapa sepatu itu bisa hilang?. Tetapi, hasil yang kudapat hanyalah ketidak pastian. Tak jarang aku mengalami kekecewaan. Aku lelah. Aku hampir putus asa. Tapi yasudahlah., sekarang aku Ikhlas menerima kenyataan kalo sepatu itu sudah menghilang. Sekarang aku yakin kalo sepatu itu sudah ada yang menemukan dan sudah ada seseorang yang mau memperbaiki sepatu itu.
Sepatu itu sudah cukup memberikan aku banyak pelajaran. Dan sekarang, aku berusaha untuk tidak mempertanyakan lagi kenapa sepatu itu bisa hilang J. Tetap melihat kedepan. Karena diluar sana masih banyak sepatu sepatu lainnya yang menunggu untuk ku pakai dan ku milikki. J