Pages

Rabu, 03 April 2013

Gagal OSK? It's Not The End of Your Life 2


Hello :) sesuai janji sebelumnya, aku mau berbagi pengalaman tentang OSK di SMA, oke biar nyambung ceritanya, kamu bisa baca cerita sebelumnya disini Cerita SMP :)
sekarang ceritanya dilanjut yaaa, selamat membaca..

Hal seperti itu (OSK) ternyata berlanjut di SMA, Bedanya di SMA lebih banyak lagi mata pelajaran yang dilombakan, diantaranya adalah matematika, fisika, biologi, kimia, astronomi, TIK, geografi, ekonomi, dan kebumian. Dan semua siswa di sekolahku bebas memilih satu mata pelajaran yang disukai.Yaaaa karena aku merasa memiliki basic di Fisika, yaudah aku pilih fisika untuk OSK di SMA. Tapi waktu itu guru kimia-ku membujuk aku untuk join di tim olimpiade Kimia. Aku sempet bingung waktu itu, karena aku juga lumayan sangat tertarik sama pelajaran kimia. Kimia adalah mata pelajaran yang baru aku pelajari saat SMA, jadi merasa lebih tertantang untuk tau lebih jauh tentang kimia. Tapiiiii waktu itu ada sesuatu yang terjadi antara aku dengansalah satu anggota tim olimpiade kimia, ditambah banyak yang ngasih masukan ke aku untuk pilih fisika, alhasiilll aku tetep pilih fisika.

Tahun pertama di SMA, alhamdulillah aku kembali lolos seleksi tingkat sekolah untuk mewakili sekolah di ajang OSK. Cukup mendapat beban yang sangat berat waktu itu karena background juara waktu SMP. sementara materi OSK SMA dan SMP itu jauhhhhh banget! dan di tahun pertama ini aku belum berhasil :(

Dikelas 11 SMA aku kembali harus memilih mata pelajaran apa yang harus aku ikuti untuk kompetisi OSK. Waktu itu aku sedang sangat tertarik untuk mempelajari kimia. Materi kimia yang diajarkan dikelas membuat aku penasaran dan ingin mempelajari kimia lebih dalam lagi. Aku jadi pengen ikut pembinaan kimia untuk tahun ini. Tekad udah bulat untuk pindah dari fisika ke kimia. Tapi ternyata semua pembina fisika-ku ngga mengizinkan aku untuk pindah. Mereka mengancam ini-itu, dari mulai nilai turun lah, ngga ditanya lah, danlainlain. Itu semua bikin aku galau banget! Aku minta saran dan masukan ke semua orang yang aku kenal. dan pendapat mereka jumlahnya fifty-fifty. itu semua bikin aku tambah bingung.

Tapi ada temenku yang bilang "apa yang kita inginkan emang kadang ngga sesuai dengan apa yang terjadi, tapi apa salahnya memenuhi keinginan orang lain kalo semua bisa bikin keadaan lebih baik. (baca : ngga ada pertikaian atau perang dingin antara guru fisika dan kimia) hahaha. kamu bisa pilih fisika sekarang, dan kejar cita cita kamu di kimia pas kuliah, biar lebih spesifik"
Yesssss finaly, setelah galau berbulan bulan, akhirnya aku kembali memilih fisika (LAGI). :')

Karena sekarang aku udah kelas 11, ini artinya kesempatan terakhir aku untuk ikut OSK tingkat SMA. SEMANGAT!!!! kalo ngga sekarang, ya kapan lagi?? aku serius banget untuk menghadapi OSK tahun ini. Yaa aku emang punya target untuk menang. Aku sangat suka baca cerita tentang kesuksesan pelajar yang menang olimpiade, mereka jenius banget! dan aku pengen jadi salah satu diantara mereka sekarang :')
(oh iya, salah satu alesan aku tetep milih fisika adalah karena aku terinspirasi dan akan selalu menadi inspirasi oleh kakak kelasku waktu SMP. dia lolos sampe tingkat OSN and he gets silver medall :') and I know, its not easy to get that. apalagi setelah aku tau banyak banget hal hal penting yang harus dia korbankan demi mengikuti ajang ini. Amazing! :') *okesiip sesi curhat dicukupkan sekian)
Kembali ke topik

Gagal OSK? It"s Not The End of Your Life 1

OSN (Olimpiade Sains Nasional) adalah salah satu ajang bergengsi di bidang sains dan teknologi. OSN ini adalah ajang lanjutan dari OSP(olimpiade Sains Provinsi) dan OSK (Olimpiade Sains Kota). Kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan ini menyelenggarakan berbagai lomba mata pelajaran. Lomba yang diadakan dari mulai tingkat SD,SMP, dan SMA ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa dan membantu mengembangkan talenta yang dimiliki oleh setiap anak yang memang berbakat di bidang sains dan teknologi.

Okee cukup segitu pengenalan OSK secara umum, disini aku mau cerita tentang pengalaman saya mengikuti OSK. Saya mulai berkenalan dengan OSK sejak kelas 8 SMP. Awalnya guru matematika SMP-ku bilang bahwa ada pelajaran tambahan di bidang matematika, fisika, dan biologi. Siapapun boleh ikut tambahan ini. Tapi waktu itu dikhususkan untuk 4 kelas unggulan. Karena waktu itu guru fisika SMP ku jarang masuk kelas untuk mengajar, jadi aku tertarik untuk ikut pelajaran tambahan fisika, lumayan kaaaan itung itung les gratis, hehehe. singkat cerita, aku pun mendaftarkan diri untuk ikut tambahan fisika. ternyata ada semacam pretest untuk ikut tambahan. sebagai anak kecil lugu nan polos *eaa, aku ikutin aja deh itu tes tanpa banyak pertanyaan.

Setelah di tes dan diumumkan siapa yang lolos tes, baruu deh aku tau kalo ini  tuh semacam seleksi di sekolah untuk persiapan mengikuti ajang OSK. Siswa yang lolos tes kemudian diberikan pembinaan setiap hari sepulang sekolah. Ada seleksi kedua untuk mewakili sekolah di ajang OSK. karena waktu itu setiap sekolah cuma boleh mengirimkan satu peserta.Untuk tahun ini, aku belum lolos, yang lolos adalah seniorku, ka Refaldi dari kelas bilingual.

Setahun kemudian, hal serupa terjadi, dari mulai tahap seleksi pertama, seleksi kedua, dan selanjutnya. Ditahun kedua ini alhamdulillah aku mendapat peringkat ke 2 di tingkat kota :')

Ini cerita aku waktu SMP, bagaimana di SMA? nantikan ceritanya di part selanjutnya yaaa, thanks for read my post, semoga bermanfaat :)